Skip to content
MonitorBerita
Menu
  • Sample Page
Menu

Resmikan Gaforaya, Sujiwo Ajak Warga Jaga Ruang Publik

Posted on January 2, 2026January 2, 2026 by Cinta

Peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove pada malam pergantian tahun menjadi penanda babak baru pembangunan ruang publik di Kabupaten Kubu Raya. Di hadapan warga yang memadati kawasan tersebut, Sujiwo, Bupati Kubu Raya, menegaskan bahwa ruang publik bukan sekadar fasilitas untuk dinikmati, melainkan aset bersama yang harus dijaga, dirawat, dan dipelihara secara kolektif.

Momentum peresmian yang dilakukan tepat pada malam tahun baru dipilih bukan tanpa pertimbangan. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya merespons aspirasi masyarakat yang menginginkan ruang terbuka sebagai tempat berkumpul, bersilaturahmi, dan merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih sederhana namun bermakna.

Ruang Publik sebagai Simbol Kebersamaan

Dalam sambutannya, Sujiwo menekankan pentingnya rasa memiliki terhadap fasilitas publik. Menurutnya, keberadaan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove tidak akan bermakna jika hanya dipandang sebagai proyek pemerintah semata. Nilai sejati ruang publik terletak pada bagaimana masyarakat turut menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanannya.

“Ruang publik ini bukan hanya untuk dinikmati, tapi harus dirawat. Pemerintah menyiapkan fasilitasnya, masyarakat yang menjaganya. Kalau ini dijaga bersama, saya yakin satu bulan lagi kawasan ini akan menjadi kebanggaan, bukan hanya bagi Kubu Raya, tapi juga Kalimantan Barat,” ujar Sujiwo.

Ia bahkan secara khusus meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubu Raya untuk segera melengkapi fasilitas pendukung, seperti tempat sampah, agar kawasan tersebut tetap bersih dan ramah bagi pengunjung.

Pembangunan Bertahap, Aspirasi Warga Jadi Prioritas

Sujiwo secara terbuka mengakui bahwa pembangunan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove sejatinya belum sepenuhnya rampung. Masih diperlukan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan untuk menyempurnakan seluruh elemen pembangunan, mulai dari penataan lanskap hingga fasilitas pendukung lainnya.

Namun, kuatnya dorongan dan harapan masyarakat membuat pemerintah daerah memutuskan untuk meresmikan lebih awal. Menurut Sujiwo, langkah tersebut mencerminkan prinsip dasar pemerintahan yang berpihak pada kebutuhan rakyat.

“Kita ini pelayan rakyat. Apa yang diinginkan oleh rakyat, itulah yang harus kita dengarkan. Sebenarnya ini belum selesai, tapi masyarakat ingin malam tahun baru punya ruang untuk berkumpul. Maka kami putuskan untuk meresmikan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peresmian ini bukan akhir dari proses, melainkan awal dari pemanfaatan ruang publik yang akan terus disempurnakan. Pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan seluruh pekerjaan dalam waktu dekat agar kawasan tersebut benar-benar siap digunakan secara optimal.

Ikon Baru dan Harapan Ekonomi Lokal

Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove dirancang tidak hanya sebagai elemen estetika kota, tetapi juga sebagai ikon baru Kabupaten Kubu Raya. Keberadaannya diharapkan mampu menjadi titik temu masyarakat sekaligus magnet baru bagi aktivitas ekonomi lokal.

Ruang publik yang tertata dengan baik diyakini dapat mendorong tumbuhnya usaha mikro, sektor kreatif, dan kegiatan sosial masyarakat. Sujiwo menilai bahwa pembangunan ruang publik memiliki dampak jangka panjang yang tidak kalah penting dibandingkan pembangunan infrastruktur fisik lainnya.

“Kalau ruang publik hidup, ekonomi rakyat ikut bergerak. Orang datang, berkumpul, berinteraksi. Di situ ada peluang bagi UMKM, ada ruang bagi kreativitas anak-anak muda,” ujarnya.

Peresmian Tanpa Kembang Api, Wujud Empati

Menariknya, peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove dilakukan tanpa pesta kembang api. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap para korban bencana alam di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra.

Sujiwo mengungkapkan bahwa sebenarnya telah ada pihak-pihak yang menyiapkan kembang api dengan durasi cukup panjang. Namun, pemerintah daerah memilih untuk menundanya sebagai bentuk kepekaan sosial.

“Sebagian sudah menyiapkan kembang api, bahkan durasinya sampai satu jam lebih. Tapi kita simpan dulu. Kita ikut merasakan duka saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Mudah-mudahan duka ini segera berlalu,” tuturnya.

Ia berharap, pada momen-momen besar berikutnya seperti Imlek dan Idulfitri, perayaan dapat kembali dilakukan bersama-sama dalam suasana yang lebih ceria dan penuh syukur.

Ruang Publik dan Tanggung Jawab Bersama

Ajakan Sujiwo untuk menjaga Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove mencerminkan pandangan bahwa pembangunan tidak berhenti pada tahap fisik. Keberlanjutan ruang publik sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam merawat dan menggunakannya secara bertanggung jawab.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga fasilitas yang ada, serta menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia.

“Kalau kita rawat bersama, ruang ini akan hidup. Tapi kalau kita abai, seindah apa pun bangunannya tidak akan bertahan lama,” tegasnya.

Menuju Ruang Publik yang Berkelanjutan

Dengan peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove, Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya dalam menyediakan ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan. Kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga simbol kebersamaan, kepedulian, dan identitas daerah.

Dalam satu bulan ke depan, pemerintah daerah menargetkan penyempurnaan seluruh pekerjaan sehingga kawasan tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat. Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove menjadi cerminan bagaimana pembangunan dapat berjalan seiring dengan aspirasi rakyat dan nilai-nilai kemanusiaan.

Peresmian sederhana tanpa kembang api, ajakan menjaga bersama, serta penekanan pada empati sosial menjadikan momen ini bukan hanya tentang bangunan baru, tetapi tentang arah baru pembangunan ruang publik di Kubu Raya—yang berakar pada kebersamaan dan tanggung jawab kolektif.

Baca Juga : Gubernur Gorontalo Beri Wejangan Siswa Kedinasan

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : koronovirus

Recent Posts

  • BMKG dan Bappenas Bahas Kesiapan Musim Kemarau
  • PPN Mobil Listrik Nikel Ditanggung 100 Persen
  • Masa Pensiun Tidak Harus Identik dengan Penurunan Kualitas Hidup
  • Laznas BMM Buka Lowongan Fasilitator Program
  • Satgas Armuzna Cek Kesiapan Wukuf Arafah


PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Membedah Kompleksitas Arsitektur Permainan Digital dalam Menciptakan Pola Probabilitas Konsisten Strategi Membaca Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Wins Melalui Analisis Statistik Permainan Modern Peran Algoritma terhadap Stabilitas Volatilitas pada Ekosistem Game Daring Terkini di Indonesia Mekanisme Tersembunyi Pada Infrastruktur Real-Time dalam Menentukan Probabilitas Visual Pemain Pola Dan Kalkulasi Rtp Terbaru Kasino Daring Jadi Perbincangan Dunia Digital Analisis Komparatif Perilaku Pengguna dalam Menghadapi Fluktuasi Sinkronisasi Frekuensi Sistem Digital Modern Dampak Signifikan Evaluasi Volatilitas terhadap Perubahan Kebiasaan Pemain Game Daring Saat Ini Fenomena Masa Depan Ekosistem Gaming Ketika Analisa Data Mulai Mengendalikan Keputusan Strategis Bermain Kajian Mendalam Mengenai Evaluasi Volatilitas Modern Sebagai Indikator Utama Transisi Momentum Permainan Memahami Dinamika Aktivitas Pemain Melalui Pendekatan Probabilitas Transisi Strategi Permainan Adaptif Analisis Pengambilan Keputusan Rasional dalam Permaian Digital Menjadi Indikator Sistem Optimal Evolusi Mekanisme Permainan Melalui Optimalisasi Struktur Baru Dunia Game Digital Modern Pendekatan Dinamis Pola Aktivitas Pengguna dalam Menjaga Keseimbangan Algoritma RTP Permainan Penerapan Konsep Analitik Gaming Adaptif Sebagai Standar Performa Sistem Kasino Modern Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Momentum Ekspansif Ekosistem Daring Modern Bagaimana Sistem Monitoring Berbasis Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Arsitektur Permainan Digital Masa Kini Pengaruh Transformasi Infrastruktur Virtual terhadap Dinamika Probabilitas dan Metrik Komparasi Alur Baccarat Analisis Struktur Algoritma Mahjong Ways 2 serta Dampak Signifikannya pada Standar Regulasi RTP di Indonesia Implementasi Pengamatan Statistik dalam Memahami Pola Transisi Infrastruktur Game Digital Secara Komprehensif Rahasia Integrasi Frekuensi Digital yang Berhasil Membentuk Ulang Dinamika Keputusan Pemain Interaktif Cara Cerdas Memanfaatkan Metrik Komparasi Alur Baccarat untuk Membaca Tren Keputusan Banker dan Player Kajian Infrastruktur Digital Real-Time Sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Stabilitas Pola Bermain Metode Pendekatan Statistik Menganalisis Perubahan Pola Mesin Slot Pragmatic Play Secara Detail Panduan Lengkap Membaca Sinyal Transisi Probabilitas Visual dalam Ekosistem Game Digital Kontemporer Pentingnya Memahami Arsitektur Mekanisme Game Daring Virtual untuk Mendapatkan Momentum Kemenangan Secara Akurat Fakta Baru Studi Analitik tentang Pergeseran Preferensi Pengguna Game Online di Indonesia Mengapa Banyak Pemain Tidak Menyadari Perubahan Kecil pada Arsitektur Virtual Ekosistem Kasino Daring Riset Analitik Terbaru Mengungkap Cara Pola RTP Mempengaruhi Psikologi Pengguna Secara Signifikan Risiko Keamanan Digital yang Mempengaruhi Pola Aktivitas Pada Evolusi Permainan Modern Studi Perilaku Pemain Terkini Membuktikan Adanya Korelasi Antara Sistem Interaktif dan Pengambilan Keputusan

©2026 MonitorBerita | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by